Bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Kobar, Pemerintah Kecamatan Arsel Adakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

SKPD

MMC Kobar - Pemerintah Kecamatan Arut Selatan (Arsel) bekerjasama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19 pada Senin (05/07). Bertempat di aula Kantor Kecamatan Arsel, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membantu tenaga medis dalam menangani pemulasaran jenazah Covid-19 apabila terdapat korban yang terkonfirmasi di desa/kelurahan sehingga mampu menyelenggarakan secara mandiri.

Pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19 ini dihadiri oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Kobar yang diwakili oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kobar, Camat Arut Selatan, lurah, kades serta perwakilan Rukun Kematian dari masing-masing desa dan kelurahan serta tenaga medis Puskesmas se-Kecamatan Arsel. Narasumber dalam pelatihan ini dari Ahli Forensik RSUD Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Erianto, Sp. F.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kobar, Geger Suwarmono menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan pemulasaran jenazah Covid-19 di tempat masing-masing. Puskesmas di wilayah masing-masing diharapkan bertugas untuk memvalidasi di setiap desa/kelurahan apabila terdapat jenazah Covid-19.

“Kegiatan pelatihan ini penting dilaksanakan agar desa/kelurahan bisa menyelenggarakan pemulasaran jenazah Covid-19 secara mandiri ditempat masing-masing yang mana berbagi tugas dengan tenaga medis untuk melaksanakannya,” ucap Geger.

“Diharapkan Puskesmas di wilayah masing-masing bertugas untuk memvalidasi di setiap desa/kelurahan apabila terdapat jenazah Covid-19 dalam melaksanakan pemulasaran jenazah Covid-19 ini,” imbuh Geger.

Pada kesempatan itu pula, Camat Arsel Muhammad Ramlan menyampaikan kepada peserta pelatihan untuk mengikuti secara seksama agar memahami tata cara pemulasaran jenazah Covid-19 sehingga mampu melaksanakan secara mandiri.

“Saya mengharapkan kepada seluruh peserta pelatihan ini yang mewakili desa dan kelurahan se-Kecamatan Arsel agar dapat mengikuti kegiatan dengan seksama tentang tata cara pemulasaran jenazah Covid-19 yang benar sesuai prosedur. Sehingga apabila di desa yang sulit dijangkau terdapat jenazah Covid-19 maka mampu melaksanakan pemulasaran secara mandiri,” ujar Ramlan. (kec-arsel)



TOP