Personil Satpol PP dan Damkar Kobar Ikuti Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Karhutla Tahun 2022

SKPD

MMC Kobar - Antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Polres Kobar menggelar apel kesiapsiagaan dan simulasi dalam rangka menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2022 di wilayah Kabupaten Kobar. Apel kesiapsiagaan ini dilaksanakan di stadion Sport Center Pangkalan Bun pada Kamis (31/3).

Apel kesiapsiagaan dan simulasi karhutla tersebut melibatkan personil gabungan yang terdiri dari Polres Kobar, Satpol PP dan Damkar, BPBD, Manggala Agni, Tagana dan Relawan Kebakaran (Redkar) Kelurahan Mendawai dan Desa Kumpai Batu Bawah.

Apel ini bertujuan untuk mengecek perlengkapan, peralatan dan kesiapan  personil dalam menanggulangi karhutla khususnya di Kobar. Apel kesiapsiagaan dan simulasi tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kapolres Kobar, Kasat Pol PP Dan Damkar Kobar, Kalaksa BPBD Kobar, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono selaku pembina apel dalam amanatnya menyampaikan  bahwa apel dan simulasi ini bertujuan agar dapat meningkatkan sinergitas antar tim satgas di kobar, supaya nanti kedepannya apabila terdapat terjadi kebakaran hutan dan lahan tim satgas dapat bekerjasama dengan baik. Baik itu komunikasi, koordinasi, sampai dengan kolaborasi di lapangan.

Kapolres juga menekankan agar mengedepankan tindakan-tindakan pencegahan mulai dari edukasi ke masyarakat, berikan maklumat Kapolda, patroli bersama dan juga imbauan-imbauan yang lain. Karena apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan akan banyak dampaknya.

“Untuk itu kami gelar apel kesiapsiagaan sehingga bisa terkoordinasi dan kerjasama terpadu antar seluruh personil dan stakeholder yang terlibat, karena semuanya mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing,” ungkap Kapolres.

Sementara itu Kasat Pol PP Dan Damkar Kobar Majerum Purni usai kegiatan tersebut mengatakan dengan adanya simulasi ini dirinya berharap nantinya seluruh personil gabungan baik dari TNI, Polri serta stakeholder terkait pada waktu bertugas di lapangan bisa meningkatkan kerja sama dan sinergitas dalam penanganan karhutla secara profesional. Sehingga dapat meminimalisir penyebaran kebakaran hutan dan lahan, dan mencegah terjadinya bencana kabut asap di wilayah kabupaten Kobar.

“Kerja sama dan sinergitas yang bagus saat bertugas sangat penting dalam menanggulangi karhutla,” ucap Majerum. (rz/polppdamkarkobar)



TOP