Tindak lanjuti Uji Coba Platform e-STDB, USAID SEGAR Fasilitasi Pelatihan Teknis Penyuluh Pertanian Kobar

SKPD

MMC Kobar - Sebagai tindak lanjut uji coba Platform e-STDB untuk petani/pekebun Kobar, United States Agency for International Development  Sustainable Environmental Governance Across Regions (USAID SEGAR) fasilitasi pelatihan teknis bagi penyuluh pertanian Kobar. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Brits Pangkalan Bun, pada Senin (21/2) ini dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 21-24 Februari 2022.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari koordinator penyuluh pertanian di wilayah Kobar dan ASN bidang Perkebunan Dinas TPHP dengan narasumber dari Fasilitator Daerah Provinsi Riau dan Jambi.

Dalam sambutannya Kepala Dinas TPHP melalui Kepala Bidang Perkebunan Endro Budi Utomo menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada USAID SEGAR yang telah memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan bagi penyuluh pertanian. “Dinas TPHP menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada USAID SEGAR yang telah memfasilitasi kegiatan pelatihan bagi penyuluh pertanian dalam rangka menindaklanjuti uji coba platform e-STDB untuk petani/pekebun,” kata Endro.

Endra menambahkan, penyuluh pertanian lapangan sangat berperan dalam mensosialisasikan dan mendampingi petani didalam proses sertifikasi, yang salah satunya adalah pengumpulan data petani.

“Sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan adalah rangkaian kegiatan penilaian kesesuaian terhadap usaha perkebunan kelapa sawit yang memberikan jaminan tertulis bahwa produk dan/atau tata kelola perkebunan kelapa sawit telah memenuhi prinsip dan kriteria kelapa sawit berkelanjutan, yang melibatkan dan memerlukan dukungan para pihak diantaranya pemerintah daerah, sektor swasta dan organisasi kemasyarakatan,” papar Endro.

Dengan adanya pelatihan bagi penyuluh pertanian ini, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta pelatihan tentang sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan, memberikan pemahaman tentang teknik pemetaan dan pendataan, penumbuhan kebersamaan pekebun dan pengetahuan dalam manajemen administrasi dan keuangan serta memastikan peserta pelatihan untuk mampu menyampaikan kembali kepada pihak lain (terutama pekebun) tentang sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan, pendataan dan pemetaan.

Program USAID SEGAR sebagai fasilitator kegiatan ini dirancang untuk memperkuat tujuan pembangunan indonesia dalam menyeimbangkan konservasi keanekaragaman hayati dan pemanfatan lahan berkelanjutan dengan pembangunan ekonomi dan mata pencaharian inklusif.

“Harapannya dengan kegiatan pelatihan ini, penyuluh dapat mensosialisasikan kembali kegiatan sosialisasi ISPO, RSPO dan sertifikasi yurisdiksi kepada petani serta kegiatan pengumpulan data bagi pekebun sawit swadaya dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan bersama,” tutup Endro. (nk/tphpkobar)



TOP